Satu Indonesia, Berjuta Placesnya

Lombok Tengah

  • Bus Selong-Bandara Internasional Lombok Diluncurkan

    Rabu, 29 Oktober 2014 18:05:51
    2605 klik
    Duta Selaparang -- Bus Pemadu Moda rute Terminal Pancor, Kabupaten Lombok Timur-Bandara Internasional Lombok (BIL) Kabupaten Lombok Tengah sudah resmi diluncurkan di halaman kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Lombok Timur, Selong. Diluncurkannya BusPemadu itu merupakan buah kerja keras dan kerjasama yang baik antara Dishubkominfo Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Timur serta Perum DAMRI NTB dalam upaya penyediaan angkutan massal yang nyaman dan murah, mengingat terjadinya trend kenaikan pengunjung dari dan menuju ke BIL di Lombok Tengah.
  • Pembangunan Kantor Bupati Lombok Tengah Serap APBD Rp 110 Miliar

    Minggu, 12 Oktober 2014 15:38:50
    1426 klik
    Kabar NTB -- Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat menyatakan biaya pembangunan kantor bupati baru akan menghabiskan anggaran hingga Rp110 miliar. Anggaran itu juga digunakan untuk pembangunan kantor DPRD. Saat ini bangunan kantor DPRD masih berada dalam satu komplek dengan kantor Bupati Lombok Tengah.
  • Gedung Baru Kantor Bupati Lombok Tengah Dibangun 2015

    Jumat, 10 Oktober 2014 15:20:33
    1253 klik
    Lombok FM -- Pembangunan kantor bupati Lombok Tengah yang baru akan segera dimulai tahun 2015. Sekarang ini tengah dilakukan penelitian terhadap kondisi tanah serta pengukuran kedalaman tiang pancar kantor bupati. Hal tersebut diungkapkan kabag umum pemkab Lombok Tengah, H.L. Supardan, kepada sejumlah wartawan diruangannya.
  • Gubernur : KEK Mandalika di Luar Lahan Bermasalah 135 Hektar

    Senin, 21 Juli 2014 19:27:17
    1170 klik
    Suara NTB -- Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang resmi ditetapkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 30 Juni melalui PP No. 52 Tahun 2014, memiliki luas areal 1.035,67 hektar. Lahan seluas itu, semuanya sudah clear and clean sehingga masalah lahan sudah tidak menjadi hambatan dalam pembangunan dan pengembangan kawasan pariwisata itu. Sementara itu, lahan seluas 135 hektar yang masih bermasalah atau belum clear, letaknya berada di luar KEK Mandalika. Untuk lahan 135 hektar ini, Pemprov NTB tetap mengupayakan agar tetap terintegrasi di dalam kawasan Mandalika Resort. ''Jadi, memang sudah ke luar. Saya juga sudah dapat itu PP Nomor 52 tahun 2014 menetapkan Mandalika sebagai kawasan ekonomi khusus. Dan luasnya itu memang yang sudah clear and clean yang 1.035,67 hektar. Jadi memang di luar 135 hektar yang belum clear,'' jelas Gubernur NTB, Dr. TGH.M. Zainul Majdi, di Mataram.
  • Presiden SBY Tetapkan Kawasan Ekonomi Khusus Morotai, Tj. Api-Api, dan Mandalika

    Senin, 14 Juli 2014 11:11:19
    3058 klik
    Dengan pertimbangan untuk mengembangkan kegiatan perekonomian dan sesuai dengan usulan PT Jababeka Morotai, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tanggal 30 Juni 2014 telah menandatangani Peraturan Pemerintah yang menetapkan Kawasan Ekonomi Khusus Morotai, Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api, dan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.
  • Pemprov NTB Siapkan Permohonan Pembatalan HPL Mandalika

    Rabu, 06 Nopember 2013 16:59:23
    1382 klik
    Antara NTB -- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah menyiapkan permohonan pembatalan Hak Pakai Lahan (HPL) Mandalika Resort yang pernah diberikan kepada PT Bali Tourism Development Corporation (BTDC), untuk mengembangkan kawasan pariwisata terpadu. ''Permohonan pembatalan HPL itu kami siapkan, nanti sampai akhir Desember 2013 BTDC belum juga merealisasikan kewajiban penataan infrastruktur dasar pengembangan Mandalika Resort, baru kami ajukan ke pemerintah pusat,'' kata Kepala Biro Hukum Setda NTB Muhammad Mahdi, di Mataram, Rabu.
  • Pemerintah Siapkan Air Bersih untuk Mandalika Resort

    Kamis, 06 Juni 2013 11:07:07
    858 klik
    Antara Yogya -- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barattengah menyiapkan pasokan air bersih untuk kawasan pengembangan pariwisata terpadu Mandalika Resort di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah. ''Sedang disiapkan dan BTDC tidak perlu khawatir soal pasokan air bersih untuk kawasan pariwisata terpadu itu,'' kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi NTB Dwi Sugianto di Mataram, Kamis Sebelumnya, Direktur Pengembangan PT Bali Tourism Development Corporation (BTDC) Edwin Darma Setiawan mengatakan bahwa pengembangan kawasan Mandalika itu segera direalisasi. BTDC dan investor mitranya MNC Land dan Gobel Internasional melibatkan Club Méditerranée atau yang lebih dikenal dengan Club Med untuk berkolaborasi membangun dan mengelola hotel berbintang serta fasilitas pendukungnya.
  • Ratusan Orang Rusak Kantor DPRD Lombok Tengah

    Rabu, 26 Oktober 2011 15:49:58
    1150 klik
    Viva News -- Ratusan orang yang mengatasnamakan kelompoknya Aliansi Masyarakat Menggugat (Alarm) merusak sejumlah fasilitas gedung DPRD Lombok Tengah di Jalan Gajah Mada Praya, Nusa Tenggara Barat. Perusakan kantor DPRD dipicu penolakan Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah Fahrurrazi untuk menandatangani surat pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah. Dalam aksinya, massa yang dipimpin Lalu Izzi menyembelih seekor sapi dan menggantung kepala sapi di atas spanduk bertuliskan 'Copot Suhaili jadi Bupati Lombok Tengah'. Aksi berlangsung di gedung DPRD Lombok Tengah, Jalan Gajah Mada Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu 26 Oktober 2011.
  • Presiden SBY Resmikan Pembangunan Kawasan Wisata Mandalika

    Jumat, 21 Oktober 2011 19:24:06
    865 klik
    Tourism News -- Hari Jumat lalu, 21 Oktober 2011, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan pembangunan Kawasan Pariwisata Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Timur. Pembangunan ini yang akan memakan waktu 10 tahun, akan menjadikan kawasan ini icon unggulan wisata di Lombok dan menjadikan NTB unggulan destinasi wisata internasional selain Bali.
  • Pembangunan Kawasan Wisata Mandalika Lombok Menunggu Investor

    Minggu, 19 Juni 2011 14:03:50
    782 klik
    Tempo -- Pembangunan kawasan wisata Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), membutuhkan pembiayaan investor. Pelaksana tugas Kepala Badan Penanaman Modal NTB Hery Erpan Rayes menjelaskan, kawasan wisata Mandalika seluas 1.250 hektare yang diperindah pantai pasir putihnya sepanjang 7,5 kilometer hingga saat ini belum bisa dikelola karena belum mendapatkan kejelasan siapa investor yang berminat mengucurkan dananya. Sementara itu, Gubernur NTB Muhammad Zainul Madjdi telah menyiapkan bahan presentasi untuk dipaparkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam presentasi tersebut, diperinci keseluruhan kebutuhan investasi mencapai US$ 3,35 miliar atau sekitar Rp 30 triliun. Biaya tersebut akan digunakan untuk membangun fasilitas publik dan privat.
Test Kit Demam Berdarah untuk Klinik

Places di Lombok Tengah

Bandara Internasional Lombok, Lombok Tengah

Rabu, 24 Juni 2015 10:21:21
Bandara Internasional Lombok. Ini nama kerennya. Nama resminya adalah Bandara Lombok Praya. Ketika bulan Juni 2015 ini muncul wacana alih pengelolaan bandara merugi dari PT Angkasa Pura I dan II ke Kementerian Perhubungan, namanya juga ikut muncul. S...

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

Minggu, 12 April 2015 14:28:40
Gedung bernuansa US Capitol, gedungnya wakil rakyat AS atau Kongres AS, masih terus diminati para bupati di tanah air. Tahun ini, giliran Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah yang siap membangunnya. Akan dibangun di lokasi kantor bupati yang sekarang, ...

Mandalika Resort, KEK Mandalika, Lombok Tengah

Sabtu, 11 April 2015 20:10:37
Kapan? Besok. Kapan? Tahun depan. Jawaban berkelit seperti ini biasa diutarakan orang tua kalau anak minta dibelikan barang mahal. Kurang lebih, seperti itulah kira-kira pernyataan Presiden Jokowi usai meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ...

Kirim kargo ke Ambon?
Percayakan saja kepada Sewukuto. Cepat, Aman, Terjangkau.