Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Tunjungan Hotel, Tunjungan, Surabaya

Rabu, 26 April 2017 17:27:46
photo: tunjungan hotel / google street view

Hotel Tunjungan, berbintang 4 dan punya 272 kamar, seolah 'nyempil' di Tunjungan City. Bukan bagian dari Tunjungan City, hotel milik PT Lamicitra Nusantara Tbk ini, via anak perusahaan bernama PT Tunjungan Crystal Hotel, dihimpit mal Tunjungan Plaza 2 dan Tunjunga Plaza 3, milik PT Pakuwon Jati Tbk. Satu-satunya hotel milik Lamicitra Group ini, yang berada di ujung selatan Jalan Tunjungan, dibangun pada 1993, bersamaan dengan mal pertama yang didirikan sang group: Jembatan Merah Plaza 1. Keduanya juga sama-sama melakukan grand opening pada 1995.

Sebagaimana konglomerasi bisnis di Indonesia lainnya, PT Lamicitra Nusantara Tbk berbisnis di banyak sektor. Group ini pada awalnya bergerak di bisnis bengkel mesin industri, lewat PT Bhaktijaya Dwipaparamitha pada 1975, dan kemudian melebar ke usaha bengkel kapal (dock yard) lewat PT Najatim Dock Yard (1980). Setelah menelurkan beberapa perusahaan lainnya, pada Januari 1988 lahirlah PT Lamicitra Nusantara. Pada 1995, pembangunan Tunjungan Hotel dan Jembatan Merah Plaza 1 rampung. Saat itu, jumlah kamar di Tunjungan Hotel baru 212 kamar. Pada 2009, saat pendapatannya mencapai Rp 8,02 miliar, PT Tunjungan Crystal Hotel memutuskan untuk menambah 60 kamar lagi. Totalnya, Hotel Tunjungan sekarang punya 272 kamar.

Tak berhenti di kedua properti tadi, pada 1996 Lamicitra mengembangkan Royal Sentul Highland di Sentul, Bogor, dan disusul lagi dengan mengakusisi Darmo Hill di Surabaya pada 1997. Dan akhirnya, pada 2001, perusahaan ini go-public dan menjadi PT Lamicira Nusantara Tbk. Berbagai proyek properti terus digarap pasca go-public: pembangunan Jembatan Merah Plaza 2 (2003), akuisisi Tunjungan Center (2004), serta pembangunan Tunjungan Electronic Center dan Pusat Grosir Surabaya (2005).

Perjalanan ke-publik-an PT Lamicitra Nusantara Tbk mulai berhenti tahun lalu. Perusahaan ini pada September 2016 mengajukan delisting sukarela alias go-private, dengan alasan transaksi sahamnya relatif kecil dan tidak signifikan di Bursa Efek Indonesia. Karena mengajukan de-listing, peredaran saham PT Lamicitra Nusantara Tbk pun dibekukan. Proses de-listing masih berlangsung. Dan pada RUPS Luar Biasa awal Maret 2017, perusahaan ini menyatakan masih berniat melanjutkan delisting.

Peta & Citra Satelit

PT Lamicitra Nusanta Tbk

Hotel Tunjungan
Jl. Tunjungan 102-104
Kelurahan Kedungdoro - 60011
Kecamatan Tegalsari
Kota Surabaya
Jawa Timur


Tel: 031-5466666
Fax: 031-5455514

Website: www.tunjunganhotel.com

Pengelola:
PT Tunjungan Crystal Hotel

Pemilik:
PT Lamicitra Nusantara Tbk - www.lamicitra.com