Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Swiss-Belinn Tunjungan, Tunjungan, Surabaya

Kamis, 27 April 2017 16:22:38
photo: swiss-belinn tunjungan / google street view

Jembatan penyeberangan membentang di ujung selatan Jalan Tunjungan, Surabaya. Ujung jembatan yang satu, di sisi Barat, menutupi tampak muka Hotel Tunjungan. Ujung yang satu lagi menutupi muka hotel yang ini, Hotel Swiss-Belinn Tunjungan. Mulai beroperasi sejak 18 Januari 2016, hotel ini sama kelasnya dengan hotel yang berada di seberang jalan atau sisi ujung jembatan lainnya: bintang 3. Punya 188 kamar, plus ruang pertemuan yang bisa menampung hingga 300 orang, hotel ramping ini berdiri di lahan seluas 1.818 meter persegi. Total luas lantai hotel setinggi 15 lantai ini mencapai 11.000 meter persegi.

Untuk menghadirkan hotel ini, sang pemilik, PT Indadi Land, menanamkan investasi tak kurang dari Rp 95 miliar. Menurut Senior Vice President Operations and Development Swiss-Belhotel International, Emmanuel Guillard, investasi itu akan menemukan titik break event point pada tahun ke-6. Adapun untuk tahun ini, target tingkat hunian Swiss-Belinn Tunjungan adalah sebesar 64 persen. Sementara bagi PT Indadi Land, pengembalain investasinya boleh jadi bakal lebih cepat lagi kalau kamar-kamar hotelnya bisa laris manis terjual. Bisa begitu karena selain difungsikan sebagai hotel biasa, kamar hotel ini dijual sebagai condo-hotel (condominium hotel) secara strata title. Saat ini, di sejumlah bursa properti online, condotel Swiss-Belinn Tunjungan ditawarkan seharga Rp 1,425 miliar. Janjinya: profit 9 persen per tahun dan jaminan dibeli kembali setelah beoperasi 5 tahun.

PT Indadi Land, perusahaan asal Jakarta yang jadi pemilik hotel, dan juga direkturnya, Iwan Budiono, boleh jadi tak terlalu dikenal. Amat jarang pemberitaan tentang kiprah perusahaan dan direkturnya. Meski begitu, Januari 2017 lalu, ada juga kabar kalau PT Indadi Land, pada 11 Januari 2017, meneken kesepakatan untuk membeli 80 persen saham PT Sentral Tunjungan Perkasa, dari Meadowsville Investment Pte Ltd, anak perusahaan Keppel Corporation Limited (Singapupra), seharga Rp 529 miliar. Pembelian dilakukan karena PT Sentral Tunjungan Perkasa memiliki lahan strategis seluas 23.300 meter persegi, di kawasan bisnis Surabaya. Sesuai jadwal, proses pembelian itu dituntaskan pada 13 Maret 2017, dengan harga yang sedikit lebih rendah: Rp 502 miliar. Adapun saham yang 20 persen lagi tetap dimiliki mitra investasi awalnya: PT Pusindotrida.

PT Sentral Tunjungan Persada, menurut laporan tahunan Keppel Corporation Limited tahun 1997, hadir untuk membangun superblok Galleria Tunjungan, yang terdiri dari mall, perkantoran, dan apartemen. Saat itu, yang direncanakan akan dibangun lebih dahulu adalah mall dengan luas lantai 76.000 meter persegi. Tapi pada laporan tahunan 2003, proyek Galleria Tunjungan diputuskan untuk ditangguhkan hingga kondisi pasar properti membaik. So, Indadi Land bakal melanjutkan proyek superblok Galleria Tunjungan? Kita tunggu saja.

Info lain tentang PT Indadi Land juga bisa dibaca dari lowongan kerja yang pernah dipasangnya di Kaskus. Selain menyebutkan email dengan domain miliknya sendiri, www.indadiland.co.id (yang sekarang ini sedang tidak online), lowongan itu juga mempersilakan pelamar mengirim lamaran ke email lain berdomain www.iu.co.id . Domain ini sekarang dipakai PT Inasentra Unisatya, produsen permen merek Pindy, dan PT Monysaga Prima, produsen minuman ringan merek Mony. Semua perusahaan ini masih masih satu keluarga besar? Entahlah.

Peta & Citra Satelit

PT Indadi Land

Swiss-Belinn Tunjungan
Jl. Tunjungan No. 101
Kelurahan Embong Kaliasin
Kecamatan Gentang
Kota Surabaya
Jawa Timur

Tel: 031-99001999
Fax: 031-99001990

Website: www.swiss-belhotel.com/id-id/swiss-belinn-tunjungan


Pengelola:
Swiss-Belhotel International - www.swiss-belhotel.com

Pemilik:
PT Indadi Land
Graha Kencana Blok CK, Lantai 2
Jl. Raya Perjuangan No 88
Kebon Jeruk
Jakarta Barat

Tel: 021-53672039

PT Praba Indopersada

Swiss-Belinn Tunjungan merupakan hotel berlabel Swiss-Belinn ke-tiga yang ada di kota Surabaya. Sebelumnya sudah lebih dulu ada Swiss-Belinn Manyar dan Swiss-Belinn Ciputra World. Di Indonesia, totalnya ada 18 hotel yang menyandang nama Swiss-Belinn. Adapun Swiss-Belinn sendiri merupakan satu dari 14 brand dan ragam layanan manajemen hotel yang dioperasikan Swiss-Belhotel International.

PT Praba Indopersada dipercaya menjadi kontraktor pembangunan condotel Swiss-Belinn Tunjungan. Foto-foto yang tampil di halaman ini adalah foto yang diambil Google Sreet View (Septermber 2015), saat sang hotel tengah dikerjakan oleh kontraktor asal Jakarta itu. Menurut data LPJK, perusahaan ini memang biasa menggarap proyek konstruksi hotel. Antara lain pembangunan dan renovasi Hotel Batiqa, Cirebon; renovasi The Atanaya Bouttique Hotel, Kuta; pengerjaan pondasi dan struktur Hotel Grand Wiz Bali; dan pembangunan Gumaya Palace Hotel, Semarang. Hotel yang terakhir ini, ketika akhirnya beroperasi, labelnya berganti menjadi Gumaya Tower Hotel.