Berita Terbaru
-
Jokowi Targetkan Bendungan Raknamo di NTT Kelar 2019
Sabtu, 25 Juli 2015 11:05:513515Republika -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pembangunan Bendungan Raknamo di Sungai Noel Puamas, Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefete, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (25/7). Progres bendungan yang dibangun sejak Desember 2014 tersebut saat ini sudah mencapai 15,76 persen. Jokowi, melalui juru bicaranya, Teten Masduki, mengatakan Bendungan Raknamo akan memiliki luas genangan 147,3 hektar. Dengan luas genangan tersebut, bendungan ini bakal mampu menyediakan air irigasi untuk wilayah seluas 1,250 hektar. Bendungan ini juga dirancang dapat mengurangi debit banjir sebesar 310 meter kubik per detik. Kehadiran bendungan yang ditaksir menelan anggaran Rp 710,6 miliar ini juga akan mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) sebesar 0,216 mega watt. -
Dompet Dhuafa Siapkan Rp2 Miliar Bangun Kembali Masjid Tolikara
Kamis, 23 Juli 2015 18:55:262826Antara -- Lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa menyiapkan dana senilai Rp2 miliar hasil penggalangan publik untuk membangun kembali Masjid Tolikara, Papua, yang hancur terbakar akibat kericuhan saat Idul Fitri 1436 Hijriyah, Jumat (17/7). Dana tersebut diharapkan segera membantu Muslim Tolikara beribadah kembali secara aman dan nyaman, kata Presiden Direktur Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini, dalam keterangan pers, Rabu. -
Polisi Periksa Ketua dan Sekretaris GIDI Tolikara
Kamis, 23 Juli 2015 18:47:072760Kompas -- Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, salah satu pihak yang berpotensi menjadi pihak yang bersalah dalam insiden di Tolikara, yakni pembuat surat pemberitahuan seminar dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Gereja Injili di Indonesia (GIDI). Badrodin mengatakan, saat ini penyidik Polda Papua masih memeriksa Ketua GIDI Wilayah Tolikara Pendeta Nayus Wenda dan sang sekretaris, Pendeta Marthen Jingga. Keduanya merupakan orang yang menandatangani surat pemberitahuan yang ditujukan ke umat Islam di Tolikara itu. ''Masih kita periksa. Kita menunggu hasilnya,'' ujar Badrodin di rumah Kepala BIN Sutiyoso, Jakarta, Kamis (23/7/2015). -
Pengelola Way Kambas Jelaskan Ketiadaan Atraksi Gajah
Kamis, 23 Juli 2015 18:32:413486Antara -- Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur, Ir Dulhadi menjelaskan alasan ketiadaan atraksi gajah jinak di Pusat Konservasi Gajah yang selama ini ada dan menjadi daya tarik wisata di sini. Dulhadi di Way Kambas Lampung Timur, Kamis, menjelaskan penutupan atraksi gajah yang biasanya bisa dinikmati para pengunjung di Pusat Konservasi Gajah (dulu, Pusat Latihan Gajah/PLG) Lampung Timur ini, karena penerimaan dana dari atraksi gajah tersebut belum diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak. ''Alasan penutupan itu karena adanya edaran dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup agar atraksi gajah dan hiburan gajah dihentikan,'' ujarnya, saat dihubungi melalui telepon genggamnya. -
Besok Menteri Koperasi Resmikan Pasar Mapurujaya di Mimika
Kamis, 23 Juli 2015 18:00:573070Timika Express -- Menteri Koperasi dan UKM RI, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengunjungi Kabupaten Mimika dan Kota Jayapura mulai 24 Juli hingga 26 Juli 2015. Dalam kunjungan ke Timika, Menteri Koperasi akan meresmikan pasar di Mapurujaya. Melalui press release yang disampaikan Kabag Humas Timika, Ida Wahyuni menyebutkan, kunjungan Menteri Koperasi dan UKM ke Timika pada Jumat (24/7) besok mulai pukul 01.50 WIT rombongan Menteri Koperasi bertolak dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar menuju Kota Timika Papua. Diperkirakan rombongan tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika pada pukul 06.30 WIT. -
Dua Tersangka Tolikara Sudah Ditangkap
Kamis, 23 Juli 2015 17:52:342672Tempo -- Kepolisian Daerah Papua sudah menangkap dua orang tersangka yang diduga terlibat dalam kerusuhan yang terjadi di Kabupaten Tolikara, Papua. Dua orang pria itu kini dalam perjalanan ke kantor Polda Papua. Kepala Polda Papua Inspektur Jenderal Yotje Mende mengatakan dua orang itu diamankan sore tadi oleh anggota kepolisian di Tolikara. ''Sekarang sedang dibawa dari Tolikara ke Wamena untuk dibawa ke Jayapura,'' kata Yotje, Kamis 23 Juli 2015. Yotje mengatakan dua orang itu diduga sebagai provokator yang menyebabkan kerusuhan di Tolikara pada perayaan Hari Raya Idul Fitri lalu. -
Polisi Papua Tetapkan 2 Tersangka Tolikara
Kamis, 23 Juli 2015 15:53:062844Tempo -- Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Yotje Mende mengatakan pihaknya sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus kerusuhan di Tolikara. Polisi pun akan segera meringkus dua orang itu. ''Ada tersangka dua orang. Segera akan dilakukan penangkapan,'' ucapnya melalui pesan singkat, Kamis, 23 Juli 2015. Kapolda menuturkan penetapan tersangka Tolikara itu dilakukan setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap 50 orang. ''Nama tersangka kasus Tolikara masih dirahasiakan,'' ujarnya. Menurut dia, hal itu dilakukan karena penangkapan baru akan dilakukan pada esok hari. -
Freeport Serahkan Bantuan Tahap Dua ke Kabupaten Puncak
Kamis, 23 Juli 2015 14:12:522557Timika Express -- PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali menyerahkan bantuan logistik kepada masyarakat Kabupaten Puncak yang terkena musibah hujan salju pada tanggal 5 hingga 17 Juli 2015 lalu. Seperti yang disaksikan Timika eXpress, pada Rabu (22/7) di Hanggar Bandara Moses Kilangin Timika, penyerahan bantuan dari PTFI dilakukan secara simbolis dari Vice Presiden Community Relation PTFI, Claus Wafavma kepada Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise. -
Bojonegoro Kirim 8.000 Ton Beras ke Papua
Kamis, 23 Juli 2015 10:42:0212298Tempo -- Badan Urusan Logistik Subdivisi Regional III Bojonegoro mengirim sedikitnya 8.000 ton beras ke beberapa kabupaten di Provinsi Papua, menyusul terjadinya krisis pangan di daerah itu. Untuk pengiriman awal, beras dikirim ke Kabupaten Timika sebanyak 1.000 ton, Biak 3.000 ton dan Nabire sebanyak 1.000 ton. Manokwari 1.000 ton, Serui 1.000 ton, Fak-fak 1.000 ton atau total 8.000 ton. Pengiriman telah dimulai pertengahan Ramadan atau awal Juli lalu hingga pasca Lebaran 2015 ini. Kemungkinan pengiriman terus dilakukan, terutama di kabupaten yang mengalami krisis pangan, seperti di Kabupaten Puncak. -
11 Jam Diperiksa KPK, Gubernur Sumut Masih Berstatus Saksi
Rabu, 22 Juli 2015 21:58:151332Detik -- Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho hari ini memenuhi panggilan KPK dan diperiksa selama 11 jam lebih. Gatot datang dengan didampingi pengacaranya Razman Arif Nasution. Gatot keluar dari Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2015) pukul 21.35 WIB. Dia diperiksa sejak pagi pukul 10.00 WIB. ''Beliau tidak ditetapkan sebagai tersangka, status beliau masih saksi,'' kata Razman.
Hotel Terbaru
Aston Tanjung City Hotel, Kabupaten Tabalong
Minggu, 10 Januari 2021 18:03:24
Bhinneka Hotel, Kabupaten Gresik
Minggu, 21 Juli 2019 18:05:31
Pesonna Hotel Gresik, Kabupaten Gresik
Minggu, 21 Juli 2019 15:34:28
Asia Jaya Hotel, Telaga Sarangan
Kamis, 18 Juli 2019 09:58:14
Asia Hotel, Kabupaten Jepara
Kamis, 18 Juli 2019 05:02:46
Jadwal Kapal Laut
Jadwal kapal laut lintas nusantara
Kirim Barang ke Ambon?
Percayakan kepada Sewukuto. Cepat, Aman, Terjangkau.
