Satu Indonesia, Berjuta Placesnya

Ngada

  • Pilkada Ngada 2015 Pakai Dana APBD

    Selasa, 05 Mei 2015 12:41:17
    1521 klik
    Tribun News -- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ngada periode 2015-2020 masih tetap menggunakan dana APBD. Total dana yang dialokasikan pemerintah daerah sebesar Rp 13.163.428.300 (Rp 13,1 miliar). Total anggaran pilkada itu berdasarkan hasil asistensi antara KPU dan tim Tapeda Ngada tanggal 11 April 2015.
  • Soal Ibu Kota Provinsi Flores, Bupati Ngada: Serahkan Pada Kajian Akademik

    Selasa, 03 Februari 2015 19:03:47
    1233 klik
    Sergap NTT -- Pro kontra soal penetapan ibu kota Provinsi Flores belum berujung. Sebagian menginginkan Labuan Bajo (Manggarai Barat) sebagai ibu kota, sebagiannya lagi mengidolakan Maumere (Sikka). Karena itu, Ketua Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Flores (P4F) yang juga Bupati Kabupaten Ngada, Marianus Sae, meminta semua pihak untuk menahan diri. ''Mari kita serahkan saja kepada kajian akademik soal ibu kota,'' pintanya.
  • Wings Air Mendarat Perdana di Bandar Udara Turelelo Soa

    Senin, 22 Desember 2014 06:34:57
    1217 klik
    Pemkab Ngada -- Proses landing perdana Pesawat Wings Air pada Bandar Udara Turelelo Soa, Kabupaten Ngada yang terletak di Desa Piga 1, Kecamatan Soa, Jumat (19/12) berlangsung mulus meskipun cuaca cenderung berawan. Antusias warga masyarakat di daerah sekitar Bandara Soa tersebut untuk menyaksikan pendaratan perdana Pesawat Wings Air cukup tinggi disertai tepuk tangan yang meriah saat pesawat berhasil mendarat pada kurang lebih pukul 12:55 WIT. Test landing sekaligus menandai beroperasinya penerbangan komersial Maskapai Wings Air yang melayani penumpang dengan tujuan Bajawa - Labuan Bajo - Kupang Surabaya - Jakarta.
  • Bupati Ngada Gagas Pembentukan Provinsi Flores

    Rabu, 26 Februari 2014 09:28:59
    1006 klik
    Tempo -- Bupati Ngada Marianus Sae memprakarsai pembentukan Provinsi Flores yang dimekarkan dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Gagasan itu ditindaklanjuti dengan digelarnya Kongres Rakyat Flores di Bajawa, ibu kota Kabupaten Ngada, Rabu, 26 Februari 2014. Kongres tersebut digelar di Aula Multiguna Universitas Undana II, Bajawa, dengan mengusung tema 'Melalui Kongres Rakyat Flores-Lembata-Alor (KR-FLA), Kita Satukan Persepsi dan Aksi Menuju Provinsi Flores Defenitif Tahun 2015'.
  • Tutup Bandara Polisi Limpahkan Berkas Kasus Bupati Ngada ke Kejati

    Kamis, 30 Januari 2014 09:30:17
    1066 klik
    Merdeka -- Penyidik Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur melimpahkan berkas perkara Bupati Ngada Marianus Sae ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) setempat. Hal ini terkait kasus pemblokiran Bandara Turelelo, Soa (21/12) yang dilakukan oleh sang bupati. ''Berkasnya sudah kami kirim ke Kejati NTT untuk diteliti lagi,'' kata Kepala Humas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur AKBP Okto Riwu seperti dikutip dari Antara, Kamis (30/1). Menurut dia, berkas yang dilimpahkan itu akan diteliti lagi oleh penyidik kejaksaan selama 14 hari. Jika masih ada kekurangan maka akan diserahkan untuk dilengkapi. Namun, jika tidak akan dilanjutkan ke proses persidangan karena telah dinyatakan lengkap (P21).
  • PAN Ngotot Sebut Bupati Ngada Pemblokir Bandara Tak Salah

    Selasa, 31 Desember 2013 13:08:43
    1091 klik
    Merdeka -- Polda NTT menetapkan status tersangka pada Bupati Ngada, Marianus Sae, terkait pemblokiran Bandara Turerelo Soa. PAN meminta hal ini tidak dipolitisir. Ketua DPP PAN, Taslim Chaniago, tetap yakin kadernya itu tidak bersalah. Meski sudah menjadi tersangka, kata dia, belum tentu Marianus terbukti bersalah. ''Tersangka itu baru tahap awal masih panjang waktu untuk pembuktiannya kebersalahan beliau, saya harap kasus ini tidak menjadi politisasi kepentingan politik tertentu,'' kata Taslim dalam pesan singkat, Rabu (31/12).
  • Blokir bandara Turelelo Soa, 15 anggota Satpol PP jadi tersangka

    Selasa, 24 Desember 2013 15:39:46
    1129 klik
    Merdeka -- Aparat Polres Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), menetapkan 15 anggota Satpol PP Kabupaten Ngada menjadi tersangka dalam kasus pemblokiran Bandara Turelelo Soa yang terjadi Sabtu (21/12) lalu. Kapolda Nusa Tenggara Timur Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga Ana mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa pemblokiran tersebut. Selain itu, polisi juga mengaku sangat berhati-hati serta tidak mau terburu-buru melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Ngada, Marianus Sae yang memberi perintah untuk memblokir bandara karena tak dapat tiket Merpati.
  • Kantor Gubernur NTT Minta Bupati Ngada Dihukum

    Senin, 23 Desember 2013 13:31:04
    1079 klik
    Tempo -- Kepala Dinas Perhubungan NTT Bruno Kupok mengatakan Bupati Ngada harus diberi sanksi tegas atas tindakannya memblokir Bandara Turelelo Soa. ''Tindakan Bupati Ngada memblokir bandara tersebut sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan penerbangan sehingga harus diberi sanksi tegas,'' kata Bruno, Senin, 23 Desember 2013. Bupati Ngada Marianus Sae menutup Bandara Turelelo, Soa, karena tidak mendapat tiket Merpati pada akhir pekan lalu. Namun, hingga saat ini DPRD Kabupaten Ngada belum menentukan sikap.
  • Dalih Bupati Ngada Tutup Bandara: Saya Dipermainkan

    Minggu, 22 Desember 2013 17:53:38
    993 klik
    Tempo -- Bupati Ngada Marianus Sae, yang menutup Bandara Turelelo kemarin, akhirnya buka suara. Kepada wartawan, Ahad, 22 Desember 2013, Marianus mengaku kecewa dengan pelayanan Merpati yang enggan mengangkutnya ke Bandara Turelelo, Ngada, Nusa Tenggara Timur. ''Saya sudah coba menelepon Merpati agar diberikan satu seat (tempat duduk) ke Turelelo, tapi saya justru dipermainkan,'' kata Marianus. Padahal, dirinya saat itu tengah berada di Kupang untuk menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang diserahkan Gubernur NTT. ''Acara itu tidak bisa diwakili,'' katanya. Sedangkan pada Sabtu kemarin, Marianus harus menghadiri sidang pembahasan APBD pukul 09.00 Wita di Ngada. ''Satu-satunya jalan harus gunakan Merpati,'' ujar Marianus.
  • Tidak Dapat Tiket, Bupati Ngada Tutup Bandara

    Sabtu, 21 Desember 2013 14:03:02
    1094 klik
    Tempo -- Bupati Ngada, Marianus Sae, menutup Bandara Turelelo Soa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, 21 Desember 2013. Penyebabnya, ia tidak mendapat tiket pesawat Merpati dari Kupang ke daerah itu. Akibat penutupan Bandara Turelelo, pesawat Merpati kembali ke Bandara El Tari Kupang.
‹‹ 1 ››
Test Kit Demam Berdarah untuk Klinik

Places di Ngada

Pemerintah Kabupaten Ngada

Kamis, 14 Mei 2015 18:53:38
Pemerintah Kabupaten Ngada ingin membuat terobosan: Semua orang, termasuk siswa SMP, harus 'melek APBD'. Maka, pada pesta rakyat yang digelar di SMP Negeri Boba, 14 September 2013, Bupati Marianus Sae secara resmi membuka selubung baliho ukuran 4x6 m...