Jakarta
-
Tersangka Teroris Umar Patek Ditangkap di Pakistan
Kamis, 3 Maret 2011 00:27:3011094 klikRepublika -- Tersangka teroris yang juga buronan kelas kakap, Umar Patek, dikabarkan sudah ditangkap oleh aparat Pakistan. Sumber intelejen dari Filipina dan Indonesia mengkonfirmasi hal ini, seperti diberitakan Associated Press, Selasa (29/3) malam. Tersangka teroris yang juga buronan kelas kakap, Umar Patek, dikabarkan sudah ditangkap oleh aparat Pakistan. Sumber intelejen dari Filipina dan Indonesia mengkonfirmasi hal ini, seperti diberitakan Associated Press, Selasa (29/3) malam. ''Patek sudah ditahan di Pakistan sejak awal tahun ini,'' kata dua sumber intelejen itu. Mereka tidak memberi keterangan lanjutan terkait penangkapan Patek. Umar Patek dituding terlibat dalam Bom Bali I 2002. Dia juga dituding menjadi bagian dari jaringan teror Alqaidah, yaitu Jamaah Islamiyah di Indonesia. Amerika Serikat menawarkan hadiah satu juta dolar AS bagi yang menangkap Patek. Umar Patek dituding terlibat dalam Bom Bali I 2002. Dia juga dituding menjadi bagian dari jaringan teror Alqaidah, yaitu Jamaah Islamiyah di Indonesia. Amerika Serikat menawarkan hadiah satu juta dolar AS bagi yang menangkap Patek. -
Gelora Bung Karno Putus Hubungan dengan Dua Mitra Kerja
Kamis, 17 Februari 2011 07:08:447545 klikMedia Indonesia -- Pembenahan aset negara di kawasan Gelora Bung Karno terus dilakukan, kata Mensesneg Sudi Silalahi. Dua mitra kerja sudah dihentikan kerjasanya: PT Marlin Citra Mandiri, yang berniat membangun Gedung Pendidikan, Pelatihan, dan Olahraga; dan PT Grasindo Ciptapratama, yang akan membangun SPBU. Selain itu, juga tengah dilakukan renegosiasi dengan PT Sinar Kemala Internetro Golf (SKIG), PT Mandiri Karya Indah Sejahtera (MKIS), PT Manggala Gelora Perkasa (Senayan City), PT Mulia Intan Lestari (MILT), dan Kajima Overseas Asia Pte Ltd (Plaza Senayan). -
Wisma Antara Harus Kembali jadi Aset Negara
Selasa, 8 Februari 2011 19:50:353135 klikAntara -- Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq, mendesak Pemerintah segera turun tangan untuk mengembalikan aset milik negara, yakni Wisma Antara, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, yang kini mayoritas kepemilikan sahamnya dikuasai swasta. Menurut Dirut Perum LKBN ANTARA Ahmad Mukhlis Yusuf, saat ini 80 persen saham Wisma Antara dimiliki PT Mulia Group, milik Djoko Chandra. Sisanya yang 20 persennya dikuasai ahli waris para pendahulu pimpinan Perum LKBN Antara. -
Polri: Ledakan di Puslabfor dari Tabung Nitrogen
Jumat, 4 Februari 2011 15:00:207416 klikAntara -- Karo Penmas Polri, Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga Ana mengatakan ledakan di gedung Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri berasal dari tabung Nitrogen. ''Ledakan yang terjadi berasal tabung Nitrogen yang berada di lantai tiga,'' katanya di Jakarta, Jumat. Ledakan yang terjadi menyebabkan adanya korban anggota Polri bernama Iptu Syarifudin. Ledakan terjadi di lantai tiga ruang tempat penyimpanan bahan kimia, Jumat pada pukul 13.30 WIB. -
Ledakan di Gedung Labfor Mabes Polri
Jumat, 4 Februari 2011 13:56:015355 klikAntara -- Telah terjadi ledakan di ruang Pusat Laboratorium Forensik lantai tiga pada pukul 13.30 WIB. Ledakan tersebut mengeluarkan asap putih yang ke luar dari jendela. Ledakan sempat menimbulkan perhatian orang-orang sekitar gedung Laboratorium Forensik (Labfor). Diperkirakan ledakan terjadi di tempat penyimpanan bahan kimia. Kemudian seorang PNS Polri, bernama Syarifudin yang diperkirakan korban dibawa ke Rumah Sakit dengan menggunakan mobil Labfor dengan dikawal petugas Provost. -
Ciputra Perkirakan Investasi BUMN Tower Rp5 Triliun
Kamis, 27 Januari 2011 23:11:365156 klikAntara -- Ciputra Development berminat untuk menggarap proyek BUMN Tower. ''Mereka menyampaikan perkiraan nilai investasi sekitar Rp 5 triliun. Sesuai dengan disain BUMN Tower yang akan terdiri atas 5 menara, satu menara sekitar Rp 1 triliun,'' kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar, usai menerima konglomerat Ir. Ciputra. Lokasi BUMN Tower masih dipertimbangkan apakah akan menempati lahan 14 hektare milik PT Rajawawali Nusantara Indonesia (Persero), atau bekas MBAU di Pancoran, Jakarta Selatan. -
Bank Windu Berencana Buka 15 Kantor Cabang Baru
Senin, 24 Januari 2011 15:16:473626 klikToday -- PT Bank Windu Kentjana Internasional Tbk (MCOR), berencana melakukan ekspansi dengan membuka sekitar 15 kantor cabang pada 2011. Dengan begitu Perseroan memiliki kantor cabang sebanyak 75 kantor. Hal itu disampaikan Direktur Utama Bank Windu Herman Sujono, di sela-sela opening ceremony kantor pusat Bank Windu di Jakarta, Senin (24/1/11). ''Kami ada rencana ingin menambah kantor cukup banyak tahun ini. Tahun 2010 sudah ada 60 kantor, 2011 ini akan bertambah menjadi sekitar 75 kantor,'' kata Herman. -
Jakarta Akan Punya Multi-Bandara Komersial
Rabu, 12 Januari 2011 00:50:195246 klikAntara -- Kementerian Perhubungan tengah mempersiapkan bandara komersial alternatif untuk ibu kota Jakarta, mendampingi Bandara Soekarno-Hatta. Bandara komersial baru ini perlu karena Soekarno-Hatta telah melebihi kapasitas. Tahun lalu, jumlah penumpang domestik dan internasional sudah mencapai 43,7 juta orang, padahal bandara itu dirancang untuk 22 juta penumpang. Tiga bandara yang ada di atau dekat Jakarta dipertimbangkan untuk digunakan: Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Curug dan juga Bandara Pondok Cabe. Kajian bandara alternatif tengah dilakukan Japan International Cooperation Agency (JICA). Modelnya mengikuti Tokyo yang punya dua bandara: Narita dan Fukuoka. -
Renovasi Hotel Ciputra Sudah 80% Rampung
Senin, 10 Januari 2011 21:00:345145 klikKontan -- Renovasi Hotel Ciputra yang sudah berlangsung sejak 2009, kini sudah rampung 80%. Yang pertama di renovasi adalah lantai 16 dan 17 yang dikenal dengan executive floor. Renovasi tersebut membutuhkan waktu sekitar tiga sampai tiga setengah bulan setiap lantai. Kemudian disusul dengan renovasi lantai 10, 11, 14, dan 15 yang dikenal dengan deluxe room dan superdeluxe room. Bulan depan, giliran The Galeri Restoran yang akan direnovasi. Renovasi dilakukan, kata Riza Soemadipradja, Manajer Asisten Eksekutif Hotel Ciputra, karena hotel dengan 327 kamar tersebut sudah beroperasi cukup lama: 17 tahun. -
Gugatan ditolak, Plaza Asia berubah nama jadi Plaza ABDA
Rabu, 24 Nopember 2010 14:58:545747 klikKontan -- Nama gedung Plaza Asia akan berubah menjadi Plaza ABDA. Perubahan ini merupakan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam putusan yang dibacakan Rabu (24/11), majelis hakim yang diketuai Sudarwin menetapkan papan nama Plaza Asia harus diturunkan. Majelis hakim juga menghukum PPPPA membayar uang paksa Rp 100.000 per hari bila tidak menurunkan papan nama sejak putusan berkekuatan hukum tetap sampai putusan dilaksanakan. Hakim juga memerintahkan PPPPA membayar ganti rugi kepada ABDA sebesar Rp 10 juta.
Places di Jakarta
Tiara Medika Clinic, Klender, Jakarta Timur
Kamis, 13 Februari 2020 19:45:51
Casablanca East Residences, Pondok Bambu, Jakarta Timur
Minggu, 9 Februari 2020 17:18:44
Mandiri Mitra Usaha - KCP JKT Pahlawan Revolusi Baru
Rabu, 29 Januari 2020 19:30:12
Hotel di Jakarta
Erian Hotel, Jakarta Pusat
Kamis, 2 Mei 2019 14:36:44
Ana Hotel, Jakarta Pusat
Senin, 29 April 2019 19:33:43
Balairung Hotel, Jakarta Timur
Sabtu, 27 April 2019 04:35:34
Kirim kargo ke Ambon?
Percayakan saja kepada Sewukuto. Cepat, Aman, Terjangkau.
Jadwal Kapal Laut
Jadwal kapal laut lintas nusantara



