Satu Indonesia, Berjuta Placesnya

Morowali Utara

  • Pameran Batu Akik di Kolonedale Hadirkan Batuan Jenis Baru

    Minggu, 05 April 2015 19:49:54
    1420 klik
    Moriwana -- Tidak kurang 25 stand hadir dalam pameran batu akik yang dilakukan Watu Apali Gemstone Community Kolonedale. Selain diikuti perwakilan dari 10 kecamatan yang ada di Morowali Utara, kegiatan ini juga diikuti peserta dari Makassar dan kelompok pecinta batu yang ada di Morowali Utara, termasuk Solidaritas Wartawan Morowali Utara. Pameran batu yang akan berlangsung sampai tanggal 8 April 2015 mendatang menjadi ajang menampilkan potensi batu-batuan di wilayah Morowali Utara. Setiap kecamatan hadir dengan batu-batuan yang berada dalam wilayah administratifnya. Kecamatan Petasia misalnya menghadirkan batuan jenis Pancawarna yang berasal dari desa Ganda Ganda.
  • Pemkab Morowali UtaraSyaratkan Perusahaan Tambang Punya Kantor Cabang

    Kamis, 26 Maret 2015 18:46:35
    1223 klik
    Antara Sulteng -- Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, mensyaratkan kepada perusahaan yang ingin mengajukan izin usaha pertambangan untuk memiliki kantor cabang di ibu kota provinsi dan kabupaten. ''Hasil verifikasi kami terhadap izin usaha pertambangan yang sudah terbit ada yang tidak ditemukan kantornya. Ini memang aneh,'' kata Penjabat Bupati Morowali Utara Haris Rengga di Palu, Kamis.
  • Pemda Cabut 17 Izin Tambang Morowali Utara

    Rabu, 25 Maret 2015 22:51:41
    1183 klik
    Jurnal Sumatra -- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, melalui Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, akan mencabut 17 izin usaha pertambangan pada pekan depan, kata Penjabat Bupati Morowali Utara Haris Rengga. Haris mengatakan pemerintah daerah akan menertibkan IUP dalam tiga tahap dan tahap pertama sebanyak 17 IUP karena tumpang tindih dengan Kontrak Karya PT Vale (eks PT Inco) seluas 4.512,38 hektare.
  • Blokade Perusahaan Sawit Morowali Utara Dibuka Hingga 31 Maret

    Sabtu, 21 Maret 2015 17:00:23
    1467 klik
    Metro Sulawesi -- Blokade jalan keluar-masuk perusahaan kelapa sawit yang dilakukan penduduk lokal selama ini akhirnya dibuka untuk sementara. Berdasarkan permintaan Bupati Morowali Utara (Morut), Haris Renggah, blokade itu dibuka hingga 31 Maret mendatang. Lima desa di Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morut yakni Desa Tomata, Gontara, Londi, Taende dan Ensa, selama ini memblokade pintu perusahaan kelapa sawit PT Timur Jaya Indo Makmur karena perusahaan itu ingkar janji dan tidak memperhatikan masyarakat sekitar.
  • Wagub Sulteng Minta PTPN XIV PIR Karet Dievaluasi

    Selasa, 10 Maret 2015 13:00:32
    1107 klik
    Moriwana -- Petani yang juga merupakan karyawan PTPN XIV PIR Karet Beteleme mengeluhkan hilangnya hak sejumlah karyawan oleh pihak perusahaan. Atas keluhan tersebut Wakil Gubernur Sudarto memerintahkan Pemda Morowali Utara melakukan evaluasi dengan menurunkan tim tehnis ke perusahaan tersebut. Kesempatan bertatap muka langsung petani perkebunan dengan Wakil Gubernur Sudarto di Korowasu, Kolaka, Mori Atas, Selasa (10/3/2015), dimanfaatkan petani yang juga karyawan PTPN XIV mengeluhkan nasib mereka. ''Upah yang diberikan kepada kami saat ini turun dari Rp. 3.250 menjadi Rp.2.250 upah karena katanya harga karet dunia turun, padahal yang kami monitor tidak demikian karena harga karet dunia stabil,'' kata Sudarlin.
  • Morowali Utara Siapkan 3 Sentra Kakao

    Minggu, 08 Maret 2015 18:04:38
    1158 klik
    Moriwana -- Tiga wilayah kecamatan di Morowali Utara diarahkan menjadi sentra tanaman kakao untuk menunjang pendapatan asli daerah. Ketiga wilayah tersebut masing-masing Kecamatan Mori Atas, Kecamatan Mori Utara dan Kecamatan Soyojaya. Kepala bidang Perkebunan Morowali Utara, Djenison Rubana kepada Moriwana.com menjelaskan, gubernur yang diwakili wakil gubernur akan melakukan penanaman perdana kakao sambung pucuk di Desa Kolaka, Kecamatan Mori Atas. Momentum ini sekaligus akan dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan bibit kakao sambung pucuk yang berasal dari pos APBD Tingkat I Sulawesi Tengah kepada ratusan petani di 3 wilayah tersebut.
  • Wagub Resmikan PLTD Tanasumpu

    Minggu, 08 Maret 2015 17:56:20
    1130 klik
    Moriwana -- Masyarakat Tanasumpu kini tinggal menghitung hari untuk menikmati aliran listrik secara penuh, pasca peresmian Pembangkit Listrik Tenaga (PLTD) Tanasumpu oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Sudarto SH, Minggu (8/3/2015) siang. Kehadiran PLTD Tanasumpu yang berkekuatan 10 KVA itu merupakan bantuan dari JOB Pertamina & Medco E&P Tomori Sulawesi yang melakukan eksplorasi di wilayah tersebut.
  • DPRD Morowali Utara Akan Evaluasi APBD 2015

    Kamis, 01 Januari 2015 17:45:21
    1234 klik
    Antara Sulteng -- DPRD Kabupaten Morowali Utara akan mengevaluasi APBD 2015 yang ditetapkan pemerintah sebelum DPRD di daerah itu terbentuk. ''Kita harus evaluasi kembali peruntukkan APBD Morowali Utara. Makanya kita sekarang sedang konsultasi dengan Sekretaris Daerah Provinsi di Palu,'' kata Ketua sementara DPRD Morowali Utara Syarifuddin. Dia mengatakan Morowali Utara sebagai daerah otonom baru yang dipimpin oleh penjabat bupati tidak menutup kemungkinan terdapat alokasi anggaran yang bertentangan dengan tugas-tugas sebagai penjabat bupati. Menurut Syarifuddin, tugas utama penjabat bupati bukan membangun infrastruktur, melainkan mempersiapkan organisasi perangkat daerah serta tugas pokok dan fungsinya, memfasilitasi pengisian keanggotaan DPRD hasil pemilu, memfasilitasi pemilihan bupati dan wakil bupati.
  • 2015, DAU APBD Morut Bertambah Rp104 Miliar

    Kamis, 11 Desember 2014 15:16:33
    1251 klik
    Sulteng Post -- Perolehan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Morowali Utara (Morut) tahun 2015, diperkirakan bertambah Rp104 miliar, kata kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Morut Masjudin Sudin kepada Sulteng Post, Rabu (10/12/2014). Ia mengatakan, DAU APBD Morut 2015 meningkat sekitar 98,35 persen dengan jumlah Rp499 miliar. Tahun 2014 DAU Morut hanya di kisaran Rp395 miliar. Dengan jumlah tersebut dapat dipastikan dana untuk belanja umum bertambah Rp104 miliar.
  • Kantor Bupati jadi Arena Mesum

    Kamis, 02 Oktober 2014 18:25:44
    1242 klik
    Sulteng Post -- Gedung bekas Kantor Bupati Morowali yang bakal menjadi kantor Bupati Morowali Utara di Kelurahan Bahontula, Kota Kolonodale terbengkalai. Bangunan utamanya telah ditumbuhi semak-semak dan tak terurus. Bahkan, gedung ini kini kerap dijadikan arena mesum bagi pasangan terlarang. Kantor ini terbengkalai sejak tahun 2007, saat pemindahan ibukota Morowali dari Kolonodale ke Kota Bungku. Bakal kantor Bupati Morowali Utara ini dibangun tahun 2005 dengan biaya kurang lebih Rp3 miliar. Namun setelah selesai dibangun, kantor tersebut hanya digunakan beberapa saat dan kemudian ditinggalkan karena pemindahan pemerintahan kabupaten Morowali ke Bungku.
‹‹ 1 2 ››
Test Kit Demam Berdarah untuk Klinik

Places di Morowali Utara

Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah

Kamis, 09 April 2015 14:56:29
Baru hadir sebagai daerah otonom pada 2013, sebagai pemekaran dari Kabupaten Morowali, bupati Morowali Utara sudah punya kantor yang bagus dan megah, di perbukitan yang hanya berjarak 300 meter dari tepi pantai. Tapi, kantor yang cantik di kota Kolon...