Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Masjid Muammar Qaddafy, Sentul

Jumat, 04 Maret 2011 04:52:24
photo: che/indoplaces

Muammar Qaddafy, atau Muammar Ghadafi, sedang digoyang di negerinya. Jatuh atau tidak memang masih harus ditunggu. Tapi yang pasti, Ghadafi cukup dekat dengan umat Islam Indonesia. Salah satu buktinya adalah kehadiran Masjid Muammar Qaddafy, yang berada di Qaddafy Islamic Center, di perumahan Bukit Az-Zikra, Sentul, Kabupaten Bogor. Lokasinya tepat di sebelah barat pintu tol Jagorawi di Sentul Selatan.

Kehadiran Masjid Muammar Qaddafy tak lepas dari sosok Ustadz Muhammad Arifin Ilham dan majelis zikir Az-Zikra yang dipimpinnya. Alkisah, oleh MUI, yayasan Az-Zikra didaftarkan untuk memperoleh hibah dari World Islamic Call Society, lembaga amal Islam yang berpusat di Tripoli, Libya, dan punya kaitan erat dengan Qaddafy. Dan ternyata Az-Zikra lolos seleksi. Maka tersedialah dana sekitar Rp 40 miliar yang kemudian dipakai membangun masjid di perumahan Bukit Az-Zikra.

Peta & Citra Satelit

Bukit Az-Zikra

Masjid Muammar Qaddafy
Perumahan Bukit Az-Zikra
Sentul
Kabupaten Bogor

Tel: 021-87952218, 87952219
Fax: 021-87953215

Website: www.bukitazzikrasentul.com

Qaddafy Islamic Center

Perumahan Bukit Az-Zikra sendiri merupakan kawasan hunian Islami yang dibangun pengembang PT Cigede Griya Permai, bekerjasama dengan Yayasan Az-Zikra. Tak hanya bagi jamaah Az-Zikra, perumahan ini juga diperuntukkan bagi kalangan Muslim pada umumnya. Pengembang ini pula yang mewakafkan tanah seluas 5 hektar untuk dibangun masjid dan Islamic center.

Seiring pengembangan perumahan oleh sang pengembang, PT Waskita Karya (persero) pun --pada periode 2008-2009-- menggarap Masjid Muammar Qaddafy. Dan akhirnya, pada 7 Juni 2009, ketika rumah sudah siap dan mesjid sudah rampung, Yayasan Az-Zikra secara resmi 'hijrah' ke Bukit-Az-Zikra dari markas lamanya di Perumahan Mampang Indah 2, Sawangan, Depok.

Adapun Masjid Muammar Qaddafy baru diresmikan sebulan kemudian, 26 Juli 2009. Bukan oleh Presiden Muammar Ghadafi, tapi oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.

Qaddafy Batal ke Indonesia

Menteri Sosial Libya Ibrahim al-Sharif pernah datang ke Bukit Az-Zikra pada Maret 2009, untuk menengok progress proyek pembangunan Masjid dan Qaddafi Islamic Center (QIC). QIC ini tak lain nama untuk keseluruhan proyek, yang mencakup masjid dan pondok pesantren yang belakangan dibangun juga oleh Ustadz Arifin Ilham.

Qaddafy sendiri pernah hampir hadir di Indonesia untuk menjadi khotib sholat Jumat di Masjid Istiqlal pada 22 April 2005. Kedatangannya itu sekaligus untuk menghadiri peringatan Konferensi Asia-Afrika. Presiden SBY ketika itu sudah merestui Qaddafy jadi khotib. Namun Departemen Agama kemudian meminta agar restu dicabut. Buntutnya, Qaddafy 'ngambek' dan tak jadi datang ke Istiqlal maupun ke peringatan KAA.

Jalan Kecil Menuju Masjid Ghadafi

Simpang Masjid Qaddafy

Majelis Az-Zikra

Bukit Az-Zikra