Satu Indonesia Berjuta-berjuta Placesnya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

RSUD Tarakan, Cideng, Jakarta Pusat

Kamis, 12 Juli 2018 14:44:04
photo: rsud tarakan / indoplaces

RSUD Tarakan, meski bukan yang terbaik di Jakarta, merupakan rumah sakit terbaik dan terbesar milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Berada di Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, rumah sakit ini merupakan satu-satunya rumah sakit Tipe-A yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta. Dan pamor RSUD ini bakal makin mengkilap karena sejak Januari 2017 tengah dibangun sebuah Sky Hospital, alias gedung baru berlantai 18 yang membentang di atas Kali Cideng. Diharapkan selesai pada Desember 2017, atau persis 1 tahun, Sky Hospital hingga kini tak kunjung diresmikan.

Tak diketahui persis apa yang menjadi kendala proyek Sky Hospital itu. Hingga Agustus 2017, ketika pelaksaan proyek sudah mencapai 23 persen, Dirut RSUD Tarakan Togi Asman Sinaga bilang kalau pembangunan gedung Sky Hospital masih on schedule. Juga, ia yakin proyek berbiaya Rp 263 miliar itu bisa diresmikan pada Januari 2018. Jika selesai, gedung baru itu akan menambah jumlah tempat tidur sebanyak 120 ranjang, sehingga totalnya RSUD Tarakan akan punya kamar dengan 580 ranjang. Sekarang, 460 ranjang yang ada tersebar di 3 gedung lama yang berlantai 7 dan 8 di area bagian depan.

Sky Hospital Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan diresmikan ground-breakingnya pada 18 Januari 2017, alias pada era Gubenur Basuki Tjahja Purnama, alias Ahok. Hanya saja, yang memencet tombol sirine pembangunan bukan Gubernur Ahok. Ia sedang cuti dalam rangka Pilkada Jakarta yang akan berlangsung 15 Februari 2017. Walhasil, seremoni dimulainya pembangunan gedung itu dilakukan Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono. Meski begitu, Ahok pernah juga meninggalkan jejaknya di RSUD Tarakan, karena pada 10 September 2015 ia meresmikan Unit Hematologi Onkologi Palitatif di rumah sakit yang berada di Jalan Kyai Caringin ini.

Kontraktor yang jadi pemenang lelang proyek pembangunan Sky Hospital adalah PT Hutama Karya (persero), yang bisa menawarkan biaya proyek sebesar Rp 243 miliar. Nilai pagu proyek sendiri mencapai Rp 304 miliar. Ketika akhirnya proyek dilaksanakan, PT Hutama Karya menggandeng perusahaan konstruksi pelat merah lainnya, PT Brantas Abipraya (persero). Adapun jasa manajemen proyeknya yang bernilai Rp 3,5 miliar dimenangkan lelangnya oleh PT Arkonin.

Desember 2017, target selesainya proyek Sky Hospital, sudah lama berlalu. Kontraktornya sekarang masih terlihat sibuk mengerjakan bagian ini-itu. Kapan gubernur DKI yang baru, Anies Baswedan, akan bisa meresmikan proyek ngaret ini?

Peta & Citra Satelit

Sky Hospital Jakarta

RSUD Tarakan
Jl.Kyai Caringin No.7
Kelurahan Cideng
Kecamatan Gambir
Jakarta Pusat
DKI Jakarta

Tel: 021-3509043, 3863301
Fax: 021-3503412

Website: www.rstarakanjakarta.com

Jejak Ahok di RSUD Tarakan

RSUD Tarakan eksis pertama kali pada tahun 1953 sebagai sebuah balai pengobatan. Tiga tahun kemudian balai pengobatan ini dijadikan Puskesmas Kecamatan Gambir. Tiga dasawarsa kemudian, 1987, barulah dia menjadi RSUD Tarakan, berstatus rumah sakit Tipe-C, dan punya bangunan 4 lantai dengan 33 tempat tidur. Sepuluh tahun kemudian, ketika sudah punya 153 tempat tidur, statusnya naik jadi rumah sakit Tipe-B, dan oleh Pemprov DKI ditetapkan sebagai rumah sakit swadana. Sejak itu, RSUD Tarakan terus berkembang. Dan akirnya, setelah diusulkan sejak Juli 2013, Status rumah sakit Tipe-A bisa disandang RSUD Tarakan mulai 30 Juni 2014.

Sekarang ini bangunan utama RSUD Tarakan adalah 2 gedung 8 lantai (Blok A dan Blok B) serta gedung 7 lantai (Blok C). Adapun Sky Hospital dibangun berhimpitan dengan gedung lainnya di bagian belakang dan berada di atas Kali Cideng. Mengapa disebut ''Sky Hospital'', tak terlalu jelas ceritanya. Meski begitu sejumlah media menyebut kalau nama itu dipakai karena gedung itu dibangun di atas Kali Cideng. Membangun pencakar langit di atas kali tak melanggar aturan? Katanya sih tidak. Semua sudah sesuai peruntukan dan peraturan yang ada, serta untuk optimalisasi lahan.

Masjid As-Sakinah by KSO HK-Abipraya