Indonesia meets Google Places and Facebook Places
Pemkab Rote Ndao
Sabtu, 26 Februari 2011 21:40:43
photo: dhany dillak / panoramio
Tampak belakang Kantor Bupati Rote Ndao. Begitu yang tertera di galeri foto website Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Ada apa dengan tampak depannya? Entahlah. Yang jelas, penampakan arsitekturnya dari belakang memang lebih cantik dari pada kalau dilihat dari depan. Setidaknya atap yang seperti topi tradisional jelas terlihat.

Kabupaten Rote Ndao, yang beribukotakan Baa, dibentuk pada April 2002, saat Megawati jadi presiden. Keinginan Rote Ndao untuk jadi kabupaten sebenarnya sudah muncul sejak 1967. Berbagai persiapan sudah dilakukan, termasuk dengan membuat berbagai kecamatan. Namun karena keuangan negara tak memadai, keinginan itu tak terwujud. Solusinya, Gubernur NTT menghadirkan Kantor Pembantu Bupati Kupang Wilayah Rote Ndao. Baru di era Presiden Megawati Rote Ndao resmi jadi kabupaten.

Kabupaten Rote Ndao terbilang luas. Wilayahnya mencapai 1280,10 km persegi. Wilayah ini terbentuk dari 96 pulau. Hingga kini, baru 6 pulau yang saat ini berpenghuni. Pulau Rote menjadi pulau terbesar, tempat ibukota Baa berada di tengahnya. 5 pulau lain yang berpenghuni: Pulau Usu, Pulau Nuse, Pulau Ndao, Pulai Landu, dan Pulai Do'o.

Agustus 2010, satu pulau lagi di Rote Ndao yang jadi pulau 'berpenghuni', yakni Pulau Ndana. Hanya saja, penghuni pulau ini bukan manusia, tapi patung. Tepatnya, Monumen Panglima Besar Soedirman. Monumen itu diresmikan langsung oleh Panglima TNI Djoko Santoso. Katanya, sesuai masukan dari tokoh setempat, Jenderal Soedirman cocok sebagai ikon Pulau Ndana, pulau yang jadi titik terluar paling selatan Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao
Kompleks Perkantoran Bumi Ti'i Langga Permai
Ba'a

Tel: 0380-871070, 8032055
Fax: 0380-871070

Website: www.rotendaokab.go.id
Kecamatan di Rote Ndao:
  1. Lobalain
  2. Pantai Baru
  3. Rote Barat
  4. Rote Barat Daya
  5. Rote Barat Laut
  6. Rote Selatan
  7. Rote Tengah
  8. Rote Timur