Indonesia meets Google Places and Facebook Places
Terminal Bus Patria, Kota Blitar
Senin, 09 September 2013, 17:46:40
photo: che/indoplaces
Dari langit, Terminal Patria, terminal bus dan mobil angkutan umum (MPU) kota Blitar, yang luasnya sekitar 5.184 meter persegi, terlihat amat lengang. Agustus 2013 lalu, semingu setelah lebaran, suasananya agak lebih baik. Bis besar maupun bis kecil terlihat memasuki terminal beberapa menit sekali. Tidak ramai dan tidak sepi-sepi amat. Maklum, Terminal Patria memang bukan simpul jalur bus antar-kota di jalur selatan Jawa.

Di jagad lalu lintas bus antar-kota di jalur selatan, yang jadi simpul adalah terminal Tulung Agung, kabupaten di sebelah baratnya. Tulung Agung jadi titik temu bis dari utara (Semarang via Nganjuk dan Kediri) dengan bis dari Barat (Yogyakarta via Pacitan). Namun bagi jalur kendaraan pribadi, kota Blitar memang jadi titik penting: dari arah utara (Kediri), tak perlu memutar ke Tulung Agung dulu, tapi bisa langsung ke Blitar untuk menuju Malang dan terus ke Surabaya.

Meski di mata terlihat sepi, di atas kertar Terminal Patria terbilang ramai. BPS Kota Blitar mencatat aktivitas terminal yang pasang surut dari semester ke semester. Data terakhir, Semester I 2011, jumlah bus besar yang mampir di sana tercatat sebanyak 27.508 bus. Turun sedikit dari semester sebelumnya, Semester II 2010, yang 28.310 bus. Pada semester I 2010, jauh lebih sedikti lagi: 13.440 buah. Adapun pada semester II 2009, jauh lebih tinggi dari semester-semester yang disebut tadi: 30.450 bus.
 
Terminal Patria
Jalan Kenari No. 37
Kelurahan Rembang
Kecamatan Sanan Wetan
Kota Blitar
Jawa Timur

Tel: 0342-800087

 
Data BPS Kota Blitar yang lain lagi bilang: sepanjang 2010, jumlah bus yang masuk terminal teractat ada 8.014 bus kecil dan 3.479 bus besar, atau rata-rata 267 bus kecil dan 116 bus besar per hari. Pemasukan yang didapat dari retribusi kendaraan yang keluar masuk tersebut mencapai Rp 149,04 juta sepanjang 2010.

Pemasukan retribusi Terminal Patria tahun ini mungkin bertambah. Soalnya, seperti terlihat di foto paling atas, terminal ini sekarang membuka layanan 'Parkir Inap 24 Jam' untuk mobil dan motor. Tampaknya, layanan ini merupakan upaya maksimalisasi pemanfaatan area terminal yang terasa lapang.